Patah hati (bukan akhir hidup)

Tit…tit…hp ku berbunyi ada sms masuk dari indonesia, langsung saja ku buka dan ternyata sms dari salah satu temanku namun yang membuat aku kaget isi sms nya: ” tiaaaaaaaaaaaa aku patah hati, aku pingin mati aja”. wah ini tidak bisa dibiarkan berlanjut.

Langsung saja aku isi pulsa untuk menelponnya. tut..tut.. telpon tersambung, namun panggilan telpon ku tak kunjung dijawab, aku jadi tambah khawatir nih jangan-jangan betulan bunuh diri . lalu aku mencoba menghubungi nya lagi, alhamdulillah akhirnya telponnya di angkat juga.

Hiks..hiks suara tangisan di ujung telpon menyambutku, dengan hati-hati aku bertanya :”kenapa ne???” ia pun menjawab dengan terbata-bata “aku patah hati tia, dia meninggalkanku dan menikah dengan wanita lain aku pingin mati saja” wow…sontak saja aku menjawab : mau bunuh diri ne??sekarang ambil pisau trus sayat tu urat nadimu , biar sekarang aku bisa mendengar sakratul mautmu , udah siap ni mau mati??udah banyak amalan belum??? di ujung telpon ine hanya diam, sesaat kemudian dia pun menjawab: ” aku belum siap untuk mati tia” nah kalau belum siap untuk mati kenapa juga harus bunuh diri untuk hal konyol seperti ini.

kira-kira setengah jam mulut ku berbuih-buih menasehatinya, akhirya temanku bisa tenang di ujung telpon sana, isakan tangisnya sudah tidak ku dengar lagi, sebelum ku tutup telpon berkali-kali aku mengingatkan nya untuk selalu banyak istighfar, salat malam dan berdo’a dan jangan lepas dari zikir karena syaitan senantiasa menggoda manusia ketika hati sedang labil, dan cenderung membisikkan hal-hal yang menjerumuskan kepada perbuatan konyol.

cerita diatas hanya salah satu dari sekian ribu kisah patah hati karena cinta yang berujung kematian, terkadang karena tidak bisa keluar dari rasa sakit hati ini dan terus terperangkap didalamnya membuat sebagian orang memilih mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri atau minum baygon. fenomena ini banyak kita saksikan ketika menonton televisi seorang gadis tewas minum baygon karena ditinggal kekasihnya.

Prof. Alex Garner mengatakan :”orang bisa mati karena patah hati”. Frank Tallis ahli kejiwaan yang berasal dari london sebagaimana di kutip majalah psychologist, termasuk meminta para ahli untuk lebih mewaspadai orang patah hati dan menangganinya dengan serius. lebih jauh menurut frank orang yang sedang patah hati cenderung melakukan tindakan diluar kendali.

Tapi tidak semua patah hati berakhir dengan kematian. jika kita ingin melihat orang-orang disekeliling kita ada yang bisa berdiri tegar ditengah rasa sakit hatinya, tidak heran juga kalau kita melihat penyanyi-penyanyi justru dengan rasa patah hatinya bisa menciptakan lirik-lirik indah, ternyata tidak salah juga isi salah satu lirik lagu dari Meggy Z ” lebih baik sakit gigi daripada sakit hati ini biar tak mengapa”.

yang menarik adalah ketika aku membaca sebuah artikel di majalah yang isinya: ” orang yang tidak pernah merasa patah hati akan menganggap konyol hal bunuh diri karena ia tidak sedang berada di posisi tersebut”, langsung saja hatiku sungguh-sungguh tidak bisa terima dengan pernyataan tersebut..why aku tidak menerima?? karena bagiku sedang mengalami atau tidak rasa sakit hati itu bunuh diri tetap adalah hal sangat teramat bodoh. lagi pula rasa sakit hati itu bisa hilang seiring berjalannya waktu dan tergantung cara kita menyikapinya. walaupun pshycologis orang berbeda-beda ada yang tahan banting, ada juga yang lemah.

sejatinya sebagai muslim tentu saja hidup kita dilandasi dengan iman, setiap segala sesuatu yang kita kerjakan Allah selalu mengawasi kita, insyaallah jikalau kita selalu mengingat Allah maka hal seperti ini tidak akan terjadi tentunya. Intinya patah hati hanyalah bagian yang sangat terkecil masalah dalam kehidupan, anggaplah seperti riak kecil ditengah lautan, justru dengan patah hati membuat kita akan berdiri tegar dalam menjalani hidup.

Dalam islam sendiri kita tidak mengenal kata-kata pacaran, akan tetapi zaman terus berkembang ritual ini pun kerap saja dirasakan oleh muda-mudi sekarang tanpa bisa di cegah, walaupun pada dasarnya rasa cinta adalah fitrah bagi setiap manusia, setiap kita pasti pernah merasakan jatuh cinta namun kembali lagi bagaimana kita menyikapi rasa itu dan bisa mengontrol diri dengan baik sehingga tidak terjerumus kepada hal-hal yang tidak baik.

Untuk yang sudah terlanjur patah hati, sudah saatnya bangkit dan buang semua rasa sakit itu, tak perlu berlama-lama dengan hal tersebut, yakinkan diri untuk tegar, setegar karang dilautan yang tak goyah di hempas ombak ( puitis dikit heheehe). berikut ada sedikit obat yang bisa mengobati rasa patah hati tapi yang jelas bukan baygon atau racun ^_^ :

Berpikir positif

kita harus berpikir positif terhadap sesuatu, jadi jangan isi pikiran anda dengan hal-hal negatif,, berpikirlah Allah mengetahui yang terbaik buat kita dan akan memberi yang lebih baik sebagai gantinya. tepatnya Allah akan memberi apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan. jadi berhusnudhan lah (berprasangka baik).karena setiap kejadian yang terjadi pasti ada hikmahnya .

Berhenti memikirkan orang yang menyakitimu

jangan membuang-buang waktumu untuk memikirkan orang yang telah menyakitimu sedangkan ia tengah bersenang-senang dengan orang lain, carilah kesibukan dengan hal-hal yang bermanfaat.

Don’t be alone

nah kalau sudah begini jangan menyendiri disudut lemari, menangis darah tak tentu, anda masih punya orang tua, sahabat-sahabat yang begitu penuh kasih menyanyangi dan mencintai. anggap saja gugur satu tumbuh seribu. kasih sayang dan cinta ortu dan para sahabat bisa membuat badai segera berlalu yakinlah….^_^

Singkirkan segala kenangan

segala kenangan dulu tak usah diingat-ingat lagi, semakin di ingat maka semakin susah untuk melupakan orang tersebut, jalani hari-hari baru anda, yakinlah seiring berjalannya waktu sebuah akan seperti biasa kembali, kalau ada barang- barang yang sempat diberikan dulu ya museumkan saja atau bagikan kepada yang membutuhkan.

Do something

artinya lakukanlah sesuatu jangan berdiam diri, cari kesibukan dengan berbagai kegiatan, atau sekedar jalan-jalan dengan sahabat, banyak hal yang bisa dilakukan tentunya yang bermanfaat.

Mendekatkan diri kepada sang khalik

nah ini adalah obat yang paling mujarab, ketika anda merasa sendirian sesungguhnya anda tidak sendirian karena Allah selalu bersama hambanya, bangun disepertiga malam adalah obat mujarab untuk curhat segala yang anda rasakan dan insyaallah hatipun akan terasa ringan, perbanyaklah zikir karena syaitan senantiasa membisikkan kita hal–hal negatif ketika hati senang gundah. mungkin saja moment ini pula yang membuat anda kembali berhijrah dan lebih dekat lagi dengan Allah karena selama ini bisa saja anda terlena dengan cinta yang anda rasakan sehingga membuat anda lalai dari mengingat Allah. ingatlah Allah ketika senang dan sedihmu. walaupun kebanyakan orang-orang ketika ditimpa musibah baru sadar untuk mengingat allah, karena setiap musibah juga peringatan bagi kita.

untuk yang sedang patah hati jalan didepan anda masih panjang, buktikan anda bisa berdiri tanpa dia yang telah menyakiti anda, jadilah pribadi yang tegar dan lebih baik karena ini adalah proses pembelajaran hidup. sayup-sayup di akhir tulisan ini aku mendengar salah satu lagu dari SAUJANA yang judulnya PATAH HATI…:

Kau tidak seperti dulu
Yang ku kenali dulu
Rupa hilang seri
Manakah manisnya

Kau tidak seperti dulu
Yang ku kenali dulu
Madah tak berlagu
Manakah girangnya
Patah hati
Jangan terdampar sepi
Jangan tersungkur mati
Patah hati
Jangan leburkan mimpi
Jangan memakan diri

Bukankah tuhan ciptakan malam
Untuk beradu menanti siang
Bukankah tuhan titiskan hujan
Menanti limpah kemarau panjang

14 replies
  1. Sam
    Sam says:

    Sekilas judulnya bisa bikin mewek, tetapi ternyata ada solusi yang menghibur di dalamnya untuk tetap tersenyum…

    heheh… Jadi ingat tulisan teman tentang bunuh
    diri, yang bilang, "Kalau kau sampai bunuh diri terus jadi setan, terus datang ke saya. Sumpah! Saya tidak mau takut kecuali saya ketawai. Biar setanmu mati lagi karena penasaran trus jadi setan lagi di dunia setan"…..

    Reply
  2. Riksa89
    Riksa89 says:

    Patah hati bukan akhir dari segalanya……
    Positive thinking untuk mengobatinya, jodoh mah Allah yg ngatur. Hahahahaha……
    Nice posying ka Tia…. ^_^

    Reply
  3. Accilong
    Accilong says:

    kata orang (*sepertinya kata saya dah :D), obatnya hati yah hati.

    terdengar klise tp mmg begitu sharusnya. hati harus lebih lapang biar dak gampang hancur berkeping2. 😀

    Reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *