Bagaimana Engkau Menghibur Sahabat Sejatimu?

Apa yang kita lakukan demi seorang sahabat terkadang sangat melelahkan namun itulah nikmatnya arti sebuah persahabatan yang terjalin, tentunya proses menuju sebuah persahabatan tidaklah seperti membalikkan telapak tangan, dari status seorang teman hingga akhirnya menjadi seorang sahabat butuh waktu yang lama.

Seiring berjalannya waktu persahabatan juga diwarnai dengan berbagai macam rasa, ada suka, duka, pahit, manis, senang, sedih, kecewa, dan diabaikan. Layaknya bangunan yang mempunyai tiang penyangga begitu lah sahabat bisa menguatkan sahabatnya yang lain, mempunyai satu orang sahabat jauh lebih baik ketimbang mempunya seribu orang teman, setiap orang mendambakan sahabat sejati namun sedikit yang bisa memiliki sahabat sejati yang benar-benar ada dikala sedih dan senang.

Persahabatan bisa tumbuh begitu saja, tidak mengenal usia, golongan dan gender, bisa saja antara yang tua dengan yang muda atau sebaliknya, antara si miskin dan si kaya, wanita dengan wanita atau malah sebaliknya seorang laki-laki dan wanita. namun bila persahabatan itu terjadi pada dua insan yang berlainan jenis butuh kesabaran dan kekuatan hati untuk menjaga perasaan itu tetap menjadi sebuah persahabatan sejati bukan menjadi rasa cinta yang didasari nafsu, ketika perasaan itu telah berubah menjadi cinta acapkali menjadi pemicu retaknya sebuah persahabatan yang sudah lama terjalin dengan susah payah.

ketika aku membaca sebuah buku tentang indahnya persahabatan disalah satu halaman aku menemukan pertanyaan, kira-kira seperti ini pertanyaannya : “Bagaimana kamu menghibur sahabat sejatimu?”mmmm otakku pun mulai berpikir selama ini apa yang telah aku lakukan untuk sahabatku, tentu jawaban ku dengan jawaban orang lain akan berbeda-beda ketika dihadapkan dengan pertanyaan ini, namun pertanyaan ini sangat menyentil hati dan pikiranku, sebatas mana pengorbanan seorang sahabat kepada sahabatnya yang lain.

kemudian di lembaran berikutnya aku menemukan sebuah kisah ketika seorang badui ditanya: “bagaimana engkau menghibur sahabat sejati? “ia menjawab dengan balik bertanya:’ dimanakah ada sahabat sejati itu??!! bahkan dimana ada orang yang mirip dengan sahabat sejati itu?, sungguh…sungguh api kekesalan menyala tidak lain dikarenakan adanya orang-orang yang mengaku bersahabat dengan tulus dan memberi perhatian dengan nasihat, padahal sebenarnya mereka adalah musuh yang mengaku sahabat.

kira-kira apa yang tergambar dipikiran anda ketika dihadapkan dengan pertanyaan di atas, apa yang akan anda jawab dan bagaimana anda mendefinisikan sahabat sejati itu serta bagaimana anda bisa menghibur sahabat sejati. .aku, kamu dan kita semua bisa saja mengatakan aku adalah sahabat sejati tapi coba selami hati apakah kita sudah pantas dengan predikat tersebut, (mari menjawab dengan hati ^_^ ).

17 replies
  1. Nick Salsabiila
    Nick Salsabiila says:

    Kembali merenung..ketika dihadapkan pada nota2 yang kau rangkai mbak…

    Ketika membaca catatan ini..aku sadar betul,,bahwa aku bukanlah seorng kawan dan sahabat yang sempurna bagi siapapun…
    Karena terkadang, aku justru melukai mereka dan menghempaskan mereka saat uluran tangan seharusnya kuberikan..

    Aku tak selalumampu mndinginkan luka para shbatku..
    Semntara, para shabtku telah sukses mnyusun kisah hidupku. Dan dg ribuan cara mrk telah mngubah keterbatasanku mnjadi keistimewaan yg indahdan mnjadikanku mampu berjalan di bawah bayangan kekuranganku.

    Aku tdk memahami..seperti apa shabat sejati,,namun yg aku tahu..
    saat musim dingin, semi, panas, atau pun gugur,
    dan saat kau tak mampu menahan bulir air matamu..
    maka yg perlu kau lakukan hanyalah memanggil…
    Maka aku akan ada di sana..untukmu…^^

    Dan saat pada akhirnya kita melangkah dan hidup kita berubah..
    apapun yg terjadi..kita masih sobat abadi…
    miss u mb tia…^^

    Reply
  2. Sam
    Sam says:

    Susah mendefinisikan sahabat sejati itu apa, karena ketika mendefinisikannya, kita ga pernah tau itu definisi yang tulus atau definisi pemanis belaka…

    Jadi, kembali ke pribadi masing-masing, siapkah kita untuk menjadi sang penghibur buat teman-teman kita tanpa membeda-bedakan teman yang satu dengan teman yang lainnya….

    Berkaca pada pelawak, sepertinya lebih bagus menjadi sang penghibur daripada menjadi yang dihibur… 😀

    Reply
  3. Todi
    Todi says:

    pas saya komen saat ini, hujan lagi turun de dengan derasnya ***alhamdulillah**
    aniwei, apa yang bisa saya berikan buat menghibur "sahabat sejati" saya? i'll do anything..karena sahabat sejati saya adalah ia yang menjadi pendamping saya 🙂

    Reply
  4. NIT NOT
    NIT NOT says:

    I'll do anything for my soulmate…
    tapi tadi diminta untuk menjawabnya dengan hati ya… wkwkkk…. semoga diantara bloofers bukan sekedar teman tetapi sahabat ya..

    Reply
  5. Mrs. Shawty okriyani
    Mrs. Shawty okriyani says:

    setelah baca artikel ini aku telah menyesal selama ini aku punya sahabat yang baik dan selalu perhatian sama aku telah aku sia_siakan begitu saja T_T,, sekarang aku sadar betapa susahnya mencari sahabat dibanding mencari teman,, ibarat kata mencari satu buah jarum di tumpukan jerami,,

    is the best deh pokoqnya yang namanya persahabatan itu,,

    Reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *