Rihlah Jabal Aulia (Sudan)

Ternyata sudan menyimpan pemandangan yang mengagumkan dibalik gurun dan cuacanya yang panas terdapat tempat wisata yang menyenangkan dan memukau mata. Sebelumnya aku tak pernah membayangkan ternyata di sudan juga mempunyai tempat wisata yang indah, kali ini aku akan berkisah tentang Jabal Aulia salah satu tempat favoritmengisi liburan.

Seperti biasa setelah Ied Adha keluarga besar mahasiswa aceh (KMA) sudan mengadakan rihlah mengisi masa liburan, walaupun rihlah ini akhir tahun lalu namun tetap asik untuk diceritakan selain tempatnya yang indah, pembaca juga bisa mengenal lebih jauh tentang sudan.

Memang negara ini tidak seperi Kairo yang masyhur dengan sungai Nil nya, sebagai info sungai Nil juga mengalir melewati negara ini, bahkan pertemuan dua Nil (abyad dan azraq) juga di Sudan sehingga negara ini di juluki “Negeri dua nil” lebih lengkapnya bisa di lihat di google map.

Setelah bermusyawarah akhirnya jatuhlah pilihan tempat rihlah Jabal Aulia,dalam pikiranku sempat terlintas seperti apa ya tempatnya, akhirnya tepat setelah Ied adha 2010 kami berjumlah 30 orang pun meluncur ke lokasi dengan menggunakan bus.

Setelah dihitung-hitung perjalanan dari Shabirin (sekretariat KMA) menuju lokasi hampir memakan waktu 1 jam, namun semua bersemangat selain lokasi tersebut belum pernah kami kunjungi, cuaca pun sangat sejuk karena mulai masuk musim dingin, hingga perjalanan pun begitu menyenangkan.

Setiap rihlah biasanya pasti ada acara bakar-bakaran (bukan bakar rumah) tapi bakar sate, kali ini berhubung kharuf (kambing) yang di korbankan juga ada 3 ekor, jadi bisa bakar-bakaran sepuas-puanya, tak terasa akhirnya kami pun sampai ke lokasi. Subhanallah ternyata tempatnya hilwah syadiid (keren euy) ngak nyangka di sudan ada juga tempat yang indah (hahaha tiba-tiba kalimat itu terlontar begitu saja dari mulutku).

Setelah bertanya sana-sini kok bisa di namakan Jabal aulia? ternyata tidak jauh dari tempat tersebut ada semacam gunungan tinggi hampir seperti bukit sih, mungkin oleh sebab itulah dinamakan Jabal aulia.

Masuk ke lokasi melalui sebuah jembatan yang disuguhi pemandangan indah sungai Nil, dari jauh sudah terlihat perahu-perahu nelayan berjejer rapi serta burung-burung berterbangan di atas sungai (berasa kayak di Eropa ), kami pun turun menikmati keindahan Nil dari atas jembatan, ternyata pengunjung tempat ini ramai sekali bukan hanya orang sudan saja, apalagi seperti hari-hari libur jumlah pengunjung juga tambah ramai.

dsc02069

Aku dan teman teman pun berjalan turun ke bawah jembatan menuju ke tepi nil mencari lapak untuk untuk berteduh, seperti biasa setiap lokasi wisata pasti ada penjual syai (teh), kita bisa ngesyai atau minum kopi sambil menikmati indahnya sungai Nil.

Dari jauh ditengah-tengah nil terlihat sedikit daratan tapi bukan pulau, ternyata aku melihat temanku sedang berjuang berjalan di dalam air menuju ke daratan tersebut (setelah memperhatikan sekitar daerah tersebut dangkal), maka spontan saja aku mengajak fahrie untuk ke sana, akhirnya kami pun berjuang mencapai daratan tersebut, setelah sampai yassalam indahnya memandang Nil dari tengah tengah daratan ini, akhirnya teman-teman yang lain pada ikutan (seru deh pokoknya).

dsc02112

Sementara itu di seberang sana teman-teman yang lain sibuk menyembelih kharuf untuk acara bakar-bakaran kita, tentu kaum adam yang lain bisa bebas mandi dan berenang di tempat ini, Alhamdulillah semua menikmati dengan liburan ini dengan senyuman, setelah puas menikmati pemandangan, nah saatnya kita makan bersama dengan hidangan kharuf alias kambing.

Menjelang senja kami pun bergerak pulang, lagi-lagi aku melihat senja nan begitu indah di jabal aulia ini, menikmati sunset yang begitu memukau mata, ternyata ketika senja pengunjung bertambah ramai hanya sekedar menikmati sunset dari atas jembatan. ” Jabal aulia” begitu berkesan dalam ingatan, nantikan rihlah ku selanjutnya di negeri dua nil ini…… coming soon.. (agar kalian mengenal sudan lebih jauh, sejauh mata memandang).

5 replies
  1. Nick Salsabiila
    Nick Salsabiila says:

    waaa…kereeenn…tapi ada satu yg bikin aku sedih mb tiaaaaaa…..
    ituuuuu…kambingnya digantung bgtuuuu…ga relaaaa….hahahaha…
    nice post mb..tar saia mau honeymoon di sana deh…hahahah…ngaco… 😛

    Reply
  2. first gamut
    first gamut says:

    Indaaaah *memandang dengan mata berkaca-kaca

    kapan ya bisa kesana? kabulkan ya ALLAH. amiiin ^^

    eh, kasian banget itu etawa di gantung T.T
    tidak berperikebinatangan ini mbak.hehe ;p

    Reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *