Manis itu Hilwani

Sudah sebulan ini cuaca di Aceh begitu panas tak ada mendung apalagi hujan, apakah pertanda musim kemarau telah tiba tapi kenyataannya beberapa daerah lain di Indonesia masih saja turun hujan bahkan dilanda banjir.

Cuaca panas hingga melebihi 30˚C kembali mengulang kenangan 2 tahun silam, ketika itu panas dan debu sangat akrab dengan kehidupan saya, hidup di sebuah negara yang beriklim tandus sehingga bersahabat dengan sang mentari yang tak kunjung lelah memancarkan aura panasnya yang cetar membahana.

Bercerita tentang panas pasti kita akan merasakan rasa haus, mencari yang segar untuk melepas dahaga segelas juice buah segar dan dingin akan terasa bagaikan pelepas dahaga yang paling berharga, ibarat seorang musafir yang sedang berada di padang pasir nan tandus mendapatkan setetes air.

Tapi kali ini saya tidak akan bercerita tentang juice, namun masih yang segar-segar dan dingin apalagi kalau bukan ice cream, siapa yang tidak menyukai ice cream mulai dari anak-anak hingga orang dewasa menyukainya. Saat pertama sekali menginjakkan kaki di negara ini yang paling saya cari ketika itu adalah ice cream, namun tidak sia-sia akhirnya saya mendapatkan kedai ice cream terdekat dari asrama tempat saya tinggal.

Hilwani adalah nama kedai ice cream letaknya di daerah Markaz, hanya dengan menumpangi reksyah sejenis bajaj di Indonesia hanya butuh 5 menit untuk sampai ke kedai ice cream tersebut. Hilwani berasal dari kata helwah dalam bahasa Indonesia berarti manis, benar saja selain menjual ice cream di sana juga tersedia kue-kue kering yang super manis, selain itu pelayan di kedai ini juga manis-manis alias hitam manis.

mencicipi ice reamPertama sekali mengunjungi kedai ini langsung disambut hangat, terasa bagaikan putri sang pelayan membukakan pintu untuk saya. kedai ini tidak begitu luas namun cukup nyaman dan ramai dikunjungi oleh pembeli. Tak sabar rasanya ingin mencoba ice cream ala hilwani tentu saja pasti akan berbeda dengan ice cream yang ada di Indonesia, ternyata rasa ice creamnya bermacam-macam ada rasa strawberry mereka menyebutkan farawalah, cocolate alias cokolatah, guavah jambu, mangha mangga dan lainnya. Namun saya lebih menyukai semua rasa di mix menjadi satu, maka saya membeli yang musyakkal jadi semua rasa bisa saya dapatkan dalam satu cup ice cream. Masalah harga cukup murah untuk kantong mahasiswa seperti saya, cukup membayar 1 SDG setara dengan Rp 3000 maka kita akan mendapatkan satu cup sedang ice cream, cukup terjangkau bukan?.

Seperti ice ceram lainnya rasanya lembut dan sangat manis, maklum saja penduduk negara ini suka makanan dengan rasa manis yang berlebihan. Selain kedai ice cream hilwani ini ada kedai ice cream lainnya yang terletak di daerah Masytal, dan rasa ice ice creamnya juga enak tapi saya hanya beberapa kali berkunjung ke sana karena tempatnya yang jauh serta harus dua kali naik angkutan umum menbuat saya jarang mengunjungi kedai ice cream di sana. ketika berada di satu negara pasti kita akan mengunjungi tempat-tempat kuliner , serta tempat wisata yang terkenal di negera tersebut. kalau berkunjung ke negara ini sempatkan waktu untuk mampir di kedai ice cream hilwani ya :).

saya kak Safar dan kak Kiki

32 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *