Merapikan Data dan File Komputer

Komputer pada dasarnya diciptakan untuk mempermudah berbagai aktifitas, baik yang bersifat hiburan ataupun pekerjaan melalui berbagai macam aplikasi dan fitur yang dimilikinya. Salah satu fungsinya yang paling mendasar adalah untuk membantu merapihkan data agar mudah diakses, tapi ternyata bagi kebanyakan orang fungsi tersebut sering dilupakan dan tidak dianggap penting.

Desktop yang penuh sesak, sulit mencari file yang bertumpuk dan bercampur dalam sebuah direktori merupakan ciri mudah yang dapat dikenali jika penyimpanan data tidak dilakukan dengan benar.

Memang efeknya tidak akan terasa langsung, tapi jika data yang tersimpan terus bertambah maka masalah yang ditimbulkan akan lebih terasa. Boleh jadi ketidaktahuan dan kebiasan menjadi faktor utama yang membuat pegguna tidak dapat mengatur isi komputernya dengan baik dan benar, untungnya saya termasuk orang yang akhirnya sadar juga bahwa isi laptop saya masuk dalam kategori berantakan yang parah, bagaimana dengan kamu, apakah termasuk yang berantakan?.

Di bawah ini adalah tahapan-tahapan dari pengalaman yang saya lakukan dalam merapihkan isi komputer.

 

DESKTOP
Apapun sistem operasi yang digunakan desktop adalah halaman depan atau antarmuka yang pertama muncul ketika komputer dijalankan. Untuk komputer dengan OS Windows pengguna dapat mengisi desktop dengan icon-icon yang merupakan jalan pintas untuk membuka aplikasi yang telah terinstal.

Meskipun sebenarnya tidak ada batasan yang bisa dipasang, idealnya pengguna tidak terlalu banyak menyimpan jalan pintas dari aplikasi. Jika terlalu banyak maka desktop akan terlihat terlalu sesak oleh kumpulan icon-icon aplikasi.

Jika sudah begitu dilihatpun tidak enak, akan memakan waktu yang cukup lama ketika mencari icon aplikasi yang akan kita buka diantara deretan-deretan icon yang bertumpuk tadi.

Untuk merapihkannya coba deh mulai hapus jalan pintas dari aplikasi yang jarang digunakan, apalagi dari seabreg icon yang ada di sana tidak semuanya sering diakses, agar enak dipandang usahakan jalan pintas yang ada jangan melebihi 1/4 antarmuka desktop.

Sebagai alternatif , dalam mencari aplikasi kamu bisa gunakan fasilitas pencarian yang ada dalam menu start.

FOLDER
File apa saja yang ada dalam komputer kamu?, jangan biasakan mencampur dan menumpukan file secara sembarangan, nantinya bisa pusing sendiri ketika file tersebut dibutuhkan. Folder yang terlihat sebagai fitur cemen ternyata jika digunakan secara benar maka fungsi dan manfaatnya akan terasa besar.

Mulai pisahkan file yang ada dalam komputer kedalam folder-folder terpisah, kalau masih bingung cara memisahkannya kamu bisa mencoba mengklasifikasikan menurut jenis file atau berdasarkan kategori dan aktifitas yang dilakukan dalam komputer itu sendiri.

Sebagai contoh jika file yang ada dalam komputer berisi lagu dan video maka buatlah dua buah folder sehingga file lagu dan video tidak akan bercampur. Untuk lebih maksimal lagi dalam folder tersebut bisa dibuat sub folder agar file dapat lebih terklasifikasi secara detail.

FILE & METADATA
Langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah lebih merapihkan file yang sudah dipisahkan dalam folder-folder tadi.

1. Nama
Pemberian title atau nama file yang jelas dan mudah dimengerti akan mempermudah kita mengenali file itu sendiri secara visual, hindari penamaan yang terlalu panjang dan jelimet. Saya yakin diantara yang kamu miliki pasti masih ada file dengan nama yang tidak jelas.

2. Hapus File Duplikat
Cek satu persatu apakah ada duplikasi file yang sama persis, untuk file duplikat dengan nama yang sama atau mirip bisa diketahui dengan menggunakan fitur pencarian, hapus segera file yang terduplikasi. Jika dibiarkan maka lama-lama file yang terduplikasi tadi akan membuat jatah penyimpanan berkurang untuk hal yang mubazir.

3. Metadata
Saya belum tahu secara pasti fungsi dari sebuah metadata, tapi dari yang saya alami saya dapat mengambil kesimpulan dan mencoba menerangkan bahwa metadata kurang lebih adalah sebuah identitas file. Dalam hubungannya dengan masalah kerapihan arsip file, metadata akan mempermudah komputer dalam mengindeks ketika file tersebut dicari melalui fitur Windows, hampir sama seperti penamaan file, tapi metadata akan berisi lebih banyak informasi yang detail.

Biasanya metadata dapat disetting setiap akan membuat sebuah file output dari berbagai aplikasi, tapi dapat juga dibuat atau dirubah dengan cara klik kanan file » properties » details.

4. Direktori Penyimpanan
Windows memberikan kita pilihan untuk membuat direktori tambahan atau partisi dalam disk penyimpanan. Secara default direktori C: adalah tempat dimana sistem operasi beserta aplikasi yang terinstal berada, dan selain itu Windows juga menyediakan folder bagi pengguna untuk menyimpan data dari aktifitas yang dilakukan seperti My Document, Music, Videos dan Download.

Folder-folder tersebut bisa kamu gunakan sebagai penyimpanan, tapi harap diingat, ketika ada masalah dalam sistem operasi yang mengharuskan pengguna menginstal ulang Windows maka file yang ada dalam direktori C tadi harus dipindahkan, karena kalau dibiarkan tersimpan di direktori tersebut maka file akan terhapus.

Kalau sudah hilang file penting bisa nangis bombay kan… Nah beda cerita buat yang mengunakan OS milik Apple yang tidak harus mikir kehilangan file ketika instal ulang.

Untuk menghindari hal tersebut dapat dilakukan 2 pilihan yaitu memindahkan file secara berkala dari direktori C ke direktori lainnya atau jangan pernah menyimpan sama sekali file ke dalam folder default yang disediakan WIndows di direktori C, kecuali untuk folder default download.

5. Uninstal Aplikasi
Dari seabreg aplikasi yang ada dalam komputer coba cek apakah ada yang tidak terpakai atau aplikasi yang fungsinya sama, sama halnya dengan file jika menumpuk yang tidak terpakai malah dapat mengurangi jatah penyimpanan atau dapat memperlambat kinerja komputer.

Kegiatan bersih-bersih ini baiknya dilakukan secara berkala dan yang paling penting adalah hilangkan kebiasaan yang membuat isi kompi berantakan seperti sebelumnya, Mudah-mudahan isi komputer kamu bisa lebih ramping dan rapi kalau hal tersebut sudah dilakukan.

15 replies
  1. Astin Astanti
    Astin Astanti says:

    saya tunjuk tangan, jarang sekali merapikan komputer. Iya sedang merapikan, belum selesai ditinggal sampai lupa dan menumpuk lagi. Dih sedih sekali y, TFS Mbak, semoga ada waktu saya mulai fokus untuk merapikannya.

    Reply
  2. Wenny Pangestuti
    Wenny Pangestuti says:

    Saya termasuk tipe suka merapikan data di laptop. Benar, kalo penempatan data dilakukan sembarangan dan berantakan, membuat pemilik menjadi tidak nyaman melihatnya. Merapikan data di laptop ibarat merapikan kamar pribadi kita agar terlihat lebih rapi dan sedap dipandang, serta membuat aktivitas lain bisa berjalan dengan baik.

    Reply
  3. Melisa Mel
    Melisa Mel says:

    Sama nih Mbak Meutia, desktopku juga banyak isinya yang penting biar gampang nyarinya 😀
    malah pernah kebablasan kena virus sampe hilang semua isi desktopnya.
    Nice article 😀
    kalo boleh tau, ilustrasi gambarnya itu yang ada laptopnya itu bikinnya pake app apa ya, Mbak? ilustrasinya keren banget 🙂

    Reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *