Pentingnya Memperhatikan Keamanan Saat Berkendara

Cerita tadi pagi sebenarnya hendak saja jadikan status di facebook, namun setelah saya tulis lumayan panjang juga. Alhasil saya urungkan untuk mempublish status tersebut. Ya, tadi pagi saya memacu sepeda motor dengan kecepatan yang tidak terlalu tinggi, jam di tangan menunjukan pukul 9 pagi. Jalan sudah sedikit lengang karena jam masuk kantor sudah lewat.

Di tengah perjalanan menuju kampus itulah saya menyaksikan seorang bapak nyaris menabrak seorang ibu yang sedang mengendarai sepeda motornya. Kenapa si bapak nyaris menabrak si ibu?. Jujur saya kaget, karena jarak si bapak dengan saya tidak begitu jauh tapi masih dalam jarak aman.

Si ibu yang mengendarai sepeda motor tadi saat sampai di perempatan jalan menyalakan lampu send ke kiri, yang terjadi selanjutnya tiba-tiba si ibu berbelok ke kanan. Si Bapak yang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah belakang nyaris saja menabrak si ibu.Melihat Sepeda motor yang nyaris menabraknya. Si ibu kaget lalu terjatuh.

Tapi beruntung si bapak bisa mengerem mendadak. Akhirnya saya juga ikut berhenti, beruntung ibu hanya lecet-lecet di tangan luka akibat terjatuh, bukan karena tabrakan.

Lalu ia bangun dan si bapak ikut menolongnya.Orang-orang yang menyaksikan kejadian tersebut memberitahukan si ibu jika lampu send yang dinyalakan itu salah. Seharusnya jika ingin berbelok ke kanan ya nyalakan lampu yang kanan jangan yang kiri. Terlihat kemudian si ibu meminta maaf karena kesalahannya nyaris terjadi tabrakan.

Pelajaran dari kejadian itu adalah saat berkendara harusnya berhati-hati, selain memakai helm hal lain yang harus diingat yaitu saat menyalakan lampu send itu sesuai dengan arah yang dituju. Kesalahan menyalakan lampu send bukan hanya membahayakan diri sendiri tapi membahayakan orang lain juga.

Hal lainnya yang perlu diperhatikan adalah menjaga jarak aman antara kendaraan kita dengan kendaraan lainnya. Nah, kalau point ini sebenarnya saya suka lupa juga sih, tapi saat ingat buru-buru saya kembali menjaga jarak aman.

Dengan tidak menjaga jarak aman, dikhawatir jika ada kendaraan di depan yang tiba-tiba berhenti, sangat mungkin terjadi kendaraan kita menabrak bagian belakang dari kendaraan itu. Pasti kita tidak ingin kejadian-kejadian yang tak terduga seperti itu terjadi, jadi jangan lupa untuk selalu menjaga jarak aman saat berkendara.

Mari mulai memperhatikan hal-hal yang penting demi keamanan kita saat kita berkendara. Jika lupa yuk mengingat lagi.

20 replies
  1. virmansyah
    virmansyah says:

    aku jadi inget kecelakaan beberapa tahun yang lalu, di jalan raya lintas kota, waktu itu aku naik motor dengan tenangnya, di depan ada ibu-ibu yang tiba-tiba belok kanan tanpa menyalakan sein. dan si ibu nggak pakai helm, nggak punya SIM. Alhamdulillah aku cuma lecet-lecet lumayan banyak, haha, dan yang terpenting di belakang ku nggak ada bus atau truk. kalau ada aku nggak bisa bayangkan. :')

    Reply
  2. tutyqueen
    tutyqueen says:

    Saya sering menyaksikan ibu2 seperti ini mbak, karena saya sehari2 naik motor, malah kadang suka belok tiba2 tanpa hidupkan lampu send, alhasil justru saya dan suami yg hampir jatuh.

    Reply
  3. Alaika Abdullah
    Alaika Abdullah says:

    Nah, ini yang sering sekali dilakukan ibu-ibu, sepertinya tidak sengaja sih, tapi sering banget kejadian. Sampai2 saya pernah melihat tulisan di belakang sebuah truk, bertuliskan himbauan jenaka, 'hati-hati dengan ibu-ibu yang bawa motor, sign ke kiri beloknya ke kanan, capek deh!' Hehe.

    Iya juga yaaa, kenapa sih ibu2 kalo bawa motor suka begitu? Udah saatnya kita lebih berhati-hati lho. Kan bisa fatal akibatnya… 🙂

    Reply
    • meutia
      meutia says:

      ngak tau ya kak kok banyak yang gitu, mungkin dari kebiasaan juga atau malah ada yang ngak tau, kalau dulu waktu saya diajarin ibu naik motor menyalakan lampu itu paling diingat supaya tidak berbahaya

      Reply
  4. iip
    iip says:

    waahhhh betul betul betul.. XD kalau saya sekalipun jadi pria, suka lupa matikan seinnnnn………. huhuhuhuhuhhu *jeweridungsendiri*

    Reply
  5. Irham Sya'roni
    Irham Sya'roni says:

    Saya pernah mengalami kejadian serupa itu, Mbak. Hampiiirr saja saya nabrak si ibu.
    Pernah juga seorang ibu sudah bener nyalakan lampu sendnya. Tapi, nyalakannya dan beloknya tiba-tiba banget. Langsung 180 derajat. Sontak bikin kelabakan. 🙂

    Reply
  6. efi fitriyyah
    efi fitriyyah says:

    Kalau saya bisanya cuma jadi penumpang aja, mbak. Dari dulu ga berani belajar motor. Salah satunya asus kayak gini yang jadi alasannya hehehe. Selain itu aku orngnya gugupan dan suka pecah konsentrasi.

    Reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *