Dewi Ratnasari dari Jurnalis Menjadi Blogger

blogger perempuan

Dewi Ratnasari biasa dipanggil  Dewi atau Ratna awalnya adalah seorang jurnalis yang akhirnya memilih untuk menjadi blogger. Perjalanannya menjadi  blogger tentunya tak mudah baginya, karena dunia jurnalis adalah dunia yang ia cita-citanya sejak dulu. Tanpa ia sadari pula  ketertarikan menulis sudah ada sejak lama dalam dirinya, saat SMP hingga  kuliah ia sering menulis cerpen dan mengirimkannya ke majalah. Beberapa diantara cerpen itu ada yang yang dimuat.

Setelah ia memilih kuliah di Jurusan Jurnalistik Fakultas Ilmu Komunikasi , Universitas Padjajaran kebiasaan menulis cerpen pun mulai ia tinggalkan. Sejak itu pula  ia lebih suka menulis reportase, berita ringan dan feature news. Apalagi di saat 2009 ia berkesempatan untuk pratik kerja lapangan di koran Seputar Indonesia Bandung, berita yang ia tulis tentang gaya hidup dan tenpat wisata.

Karir Sebagai Jurnalis

Karirnya sebagai jurnalis terbilang sangat bagus.  Tahun 2009 saat praktik kerja lapangan di Global TV akhirnya membuat ia jatuh cinta pada dunia broadcasting. 2010 ia melamar menjadi asisten produser di Kompas TV Bandung dan memegang acara Siletto.

Pada tahun 2011 setelah menamatkan kuliahnya, ia memilih resign dan hijrah ke jakarta. Saat di Jakarta ia pun diterima di TV One sebagai reporter news daily , meliput berita sehari-hari  yang terjadi di masyarakat. Meliput berita tentang banjir di tahun 2013 adalah pengalaman yang berkesan baginya, di mana ia harus berkeliling di daerah banjir dan berada di tempat lokasi sampai tiga hari berturut-turut.

Masih di tahun yang sama akhirnya ia bergeser ke posisi reporter depth reporting, dan di tahun ini pula ia menikah dengan seorang progammer. Setelah menikah ia tetap menjadi jurnalis hingga akhirnya resign akhir 2015 yang lalu.

Menjadi Blogger

Blog bukan hal yang asing bagi Dewi. Sebenarnya sejak tahun 2007  saat ia masih duduk di bangku kuliah ia sudah mulai ngeblog di multyply, walaupun saat itu hanya sekedar mengerjakan tugas-tugas kuliahnya.  Tepat pada tahun 2014 ia hamil, namun si kecil yang masih 24 minggu di dalam kandungan pergi meninggalkannya. Kehilangan si kecil membuatnya sangat sedih, hingga suaminya membuat sebuah blog untuk Dewi sebagai tempat untuk mencurahkan isi hatinya.

Ternyata blog ini sangat efektif meredam rasa kesedihannya. Dengan menulis ternyata ia bisa  berdamai dengan hati pasca kehilangan si kecil. Tahun 2015 Allah kembali memberinya cobaan setelah dinyatakan hamil Dewi kembali keguguran untuk kedua kalinya. Akhinya ia memilih untuk resign sebagai jurnalis.

Setelah resign inilah ia mulai serius untuk menekuni blog, hingga akhirnya menjadi blogger  full time. www.ratnadewi.me adalah blog pribadi Dewi, awalnya blog ini hanya berisi curahan hatinya tentang kenangan  saat-saat terakhir bersama Azka. Namun seiring waktu stelah satu tahun resign menjadi jurnalis ia sudah bisa menikmati proses.

Blog bagi Dewi adalah penyelamat jiwanya, setelah beberapa kali terdampar di titik rendah dalam hidupnya. Tempat ia mencurahkan segala isi hatinya, dengan menulis menyelamatkan jiwanya yang hampir gila. Setahun ngeblog juga membawa keberkahan tersendiri bagi Dewi. Ia pun pernah beberapa kali menjuarai lomba ngeblog.

Apa Saja Yang Bisa Kamu Temukan di Blog Dewi

Walaupun awal ngeblog isinya adalah curahan hatinya. Namun setelah setahun serius mnejadi blogger, isi tulisan di blog Dewi semakin bervariasi. Variasi tulisannya bisa dilihat dari berbagai kategori di dalamnya, diantaranya kamu bisa membaca tulisan tentang kehamilan, olahraga, dan tentang penyakit.

Selain itu juga kamu bisa mendapatkan postingan tentang reportase, review, tips dan trik, digital, keluarga, huburan dan kompetisi. Sangat bervariasi bukan? kamu bisa mendapatkan banyak hal di sana.  Pingin tau lebih banyak lagi tentang Ratna Dewi kamu bisa berkunjung ke akun media sosialnya ya 🙂

Blog: www.ratnadewi.me
FB: Dewi Ratnasari
FP: ratnadewi.me
Twitter: @ratnadewime
IG: @ratnadewime
Email: mail@ratnadewi.me

3 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *