Asus Vivobook S S510 Notebook Premium Dengan Harga Terjangkau

Tidak dipungkiri lagi untuk pasar Indonesia ASUS adalah brand yang paling rajin merilis produk dengan inovasi dan teknologi terbaru, dan salah satunya adalah Vivobook S S510 yang diluncurkan di pertengahan bulan lalu pada sebuah event bertajuk The Edge of Beyond.

Melihat spesifikasinya Vivobook S S510 masuk dalam kelas premium seperti halnya varian Zenbook, tapi jika pada umumnya ultrabook premium hadir dengan harga fantastis maka Vivobook adalah kebalikannya. Sepertinya dalam hal ini ASUS memang bermaksud untuk menyuguhkan notebook premium dengan harga yang lebih terjangkau.

Jadi kalau ditanya apa yang membedakan Vivobook S S510 dari notebook lain yang sekelasnya adalah rasio price-preformance, yang menurut tim ASUS ini merupakan definisi baru dari laptop mainstream, dimana hal tersebut bisa menjadi jawaban bagi pengguna yang punya budget terbatas.

Seberapa premium ASUS Vivobook S510? Untuk menjawab hal tersebut tentu harus melihat secara detail apa yang dimiliki oleh notebook ASUS ini.

Desain

Secara teknis Vivobook S memiliki layar 15,6 inci namun walaupun begitu notebook dengan chassis aluminum ini tidak lebih berat dari laptop berukuran 14 inci.  Bobotnya hanya 1,5kg, dengan ketebalan body 1,79cm. Bisa dibilang Vivobook S S510 adalah yang paling tipis dan teringan diantara produk milik kompetitor sekelasnya.

Hal itu tentu menjadi nilai plus tersendiri mengingat bagi sebagian pengguna portabilitas menjadi pertimbangan yang sangat penting, dimana mereka tidak ingin mobilitasnya terbebani.

 

Teknologi NanoEdge Display di bagian penampangnya membuat Vivobook S nyaris didominasi oleh layar FHD (1920 x 1080)  yang hanya memiliki bingkai tipis  setebal 0,78cm pada sisi kiri kanan.  Sedangkan bagian atas dibiarkan sedikit tebal sebagai ruang untuk webcam.

Performa

Sebagai notebook premium Vivobook S S510 tentu harus memiliki performa yang bagus, oleh karena itu ASUS melengkapinya dengan teknologi yang mumpuni seperti Intel Core i5 7200U, yakni prosesor generasi ke-7 dari Intel. Prosesor ini memiliki kecepatan 2,5GHz up to 3,1GHz dengan konsumsi daya 7,5watt, jadi tIdak heran jika baterai notebook ini bisa bekerja lebih lama.

Untuk mendukung kinerja prosesor, Vivobook S dilengkapi dengan dual storage, yakni HDD 1TB yang dikombinasikan dengan tempat penyimpanan berbasis SSD sebesar 128GB plus memori DDR3L 4GB yang berkekuatan 2133MHz, sedangkan untuk dapur pacu grafis notebook ini disokong Nvidia GeForce 940MX yang memiliki RAM 2GB.

Dengan kekuatan tersebut tentu sudah bisa bisa diprediksi bagaimana kinerja Vivobook S ketika memproses aktifitas komputasi dari yang ringan hingga berat, dan itu terbukti oleh pengujian yang dilakukan oleh Laptop Mag yaitu sebuah media online yang khusus melakukan review secara independent, dimana hasilnya menunjukan bahwa Vivobook S bekerja lebih cepat dari kebanyakan notebook sekelasnya.

Konektifitas

Untuk mendukung konektifitas notebook ini dilengkapi dengan beberapa port dan konektor yang dibutuhkan oleh kebanyakan pengguna dalam aktifitas mereka.

Pada sisi kiri terdapat 2 port USB 2.0 tipe A dan sebuah slot card reader, sedangkan pada sisi kanan konektor 3,5mm untuk headphone, USB 3.1 tipe A dan C, HDMI 1.4 dan port DC untuk input power.

Keyboard & Touchpad

Panel keybord ASUS Vivobook S memang sedikit melandai. Penempatan dan posisi tersebut sengaja dibuat agar tangan pengguna lebih nyaman ketika berlama-lama mengetik. Selain itu tombol power yang biasanya ditempatkan diluar panel keyboard kini disandingkan bersama pada deretan tombol shortcut, dimana permukaan notebook semakin ergonomis.

Mayoritas pengguna mungkin akan sedikit kesulitan ketika menggunakan notebook tanpa bantuan mouse, tapi hal tersebut bisa jadi berubah 180° jika sudah terbiasa menggunakan toucpad yang ada di Vivobook S S510 ini. Touchpad milik Vivobook dirancang untuk mendukung input milti-gesture hingga 4 jari, seperti melakukan zoom, drag, menyeleksi dan yang lainnya.

Selain mendukung aktifitas multi-gesture, ASUS menyematkan fitur keamanan pada bagian atas kanan touchpad, yaitu sebuah fingerprint scanner yang memungkinkan pengguna untuk melakukan login hanya dengan menempelkan sentuhan jari pada operasi Windows 10, dengan begitu pengguna tidak akan khawatir dengan keamanan data yang tersimpan jika pada suatu saat notebooknya tertinggal atau dicuri.

Daya Beterai

ASUS sangat menyadari bahwa kebanyakan pengguna memiliki kebiasaan yang dapat merusak baterai, yaitu membiarkan charger terpasang ketika daya baterai sudah mencapai 100%, sehingga baterai akan cepat rusak dan membengkak. Oleh karena itulah pada Vivobook S ini,  ASUS melengkapinya dengan SuperBattery dan Battery Health Charging App, yaitu dua teknologi yang dapat memperpanjang usia baterai.

SuperBattery dan Health Charging App diyakini mampu membuat usia baterai 3 kali lipat lebih panjang dibandingkan dengan baterai notebook pada umumnya. Cara kerjanya adalah dengan membatasi pengisian maksimal pada setiap sel baterai. Sebagai ilustrasi Vivobook S mampu mencapai siklus pengisian ulang hingga 900 kali, dimana baterai notebook lainnya hanya mampu melakukan 300 kali sebelum daya tahannya menurun.

Sistem Operasi

Pada dasarnya seluruh perangkat keras yang ada pada Vivobook S sudah mendukung OS Windows 10, namun ASUS sendiri memberikan alternatif lain dengan sistem operasi yang sudah terpasang secara pre-installed bernama Endless OS.

Endless OS sendiri dirancang secara intuitif sehingga semudah mengunakan telepon pintar, bahkan untuk pengguna yang sama sekali belum pernah menggunakan komputer. Selain itu sistem operasi ini yang berbasis sumber terbuka ini tersedia secara gratis.

Pengguna dapat melakukan berbagai aktifitas komputer yang biasa dilakukan sehari-hari, seperti browsing, memutar video, lagu, atau membuat dokumen, spreadsheet, dan hal lainnya yang berhubungan dengan pekerjaan.

Summary

Dari keunggulannya jelas sekali bahwa ASUS memang pantas mengukuhkan Vivobook S S510 sebagai definisi baru dari notebook mainstream, dimana penguna bisa mendapatkan apa yang tidak bisa didapatkan dari produk kompetitor, yakni body ringan nan tipis, layar 15,6 inch yang nyaris tanpa bezel plus performa dapur pacu yang mumpuni, dan semua itu bisa didapatkan dengan harga yang lebih masuk akal.

 

12 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *