Panduan dan Cara Menulis dalam Format Markdown
2018-04-22 23:43:14 +0700 +07

Mau coba-coba menulis konten dengan format markdown? Kebetulan sekali tema yang dibahas kali ini memang tentang panduan dan cara menulis dalam format markdown.

Ini adalah bulan ke 2 dimana saya menggunakan framework blog statis yang mengharuskan saya membuat konten dalam format tersebut. Jadi berhubung saya masih beradaptasi maka tulisan ini akan dijadikan contekan saat menulis posting.

Markdown

Markdown adalah sebuah bahasa markah yang simple alias sederhana, bukan bahasa pemograman loh ya jadi enggak perlu terintimidasi oleh istillahnya ya. 😉

Menurut sejarahnya sih markdown dibuat supaya orang-rang bisa menulis teks untuk keperluan web tanpa harus berurusan dengan HTML dan editor WYSIWYG1 seperti yang sering kita gunakan ketika menulis di blog konvensional (WP & BP).

Sintaks yang digunakan betul-betul user friendly, mudah untuk digunakan sekalipun oleh orang awam yang gaptek. Bahkan saya bisa jamin kalau markdown lebih mudah dibandingkan teks editor blog.

Bisa digunakan dimana saja?

Setahu saya beberapa sosial media atau blog publishing besar banyak yang sudah mengunakan markdown, diantaranya adalah Steemit dan Wordpress.com, bahkan Telegram versi dekstop pun support beberapa sintaks markdown.

Kalau Wordpress self-hosted bisa enggak? Bisa dong, dengan catatan harus install dulu plugin. Pilihannya banyak kok, salah satunya adalah Jetpack, tapi kalau mau yang lain silahkan ubek-ubek di halaman plugin Wordpress.org.

Nah biar enggak kelamaan ceritanya yuk langsung aja test tulisan pertama Kamu dalam format markdown.

1. Paragraf

Nah kalau untuk paragraf kita sama sekali enggak perlu menuliskan sintaks apapun tinggal buat jarak 1 baris kosong diantara tulisan maka markdown akan menganggap itu sebagai paragraf.

Ini paragraf pertama

Ini paragraf kedua

2. Judul ~ Heading

Untuk membuat judul atau heading tambahkan tanda # lalu diikuti spasi, tepat sebelum teks yang akan dijadikan judul. Contoh:

# Ini heading H1
## Ini heading H2
### In heading H3
#### Ini heading H4

3. Cetak Tebal ~ Bold

Sisipkan tanda ** tepat sebelum dan sesudah teks yang akan dicetak tebal atau bold. Contoh:

Ini teks biasa dan **ini teks cetak tebal dalam format markdown**

Outputnya akan menjadi:

Ini teks biasa dan ini teks cetak tebal dalam format markdown

4. Cetak Miring ~ Italic

Sisipkan tanda * tepat sebelum dan sesudah teks yang akan dicetak miring atau italic. Contoh:

Berikut ini adalah *teks yang dicetak miring* dalam format markdown

Outputnya akan menjadi:

Berikut ini adalah teks yang dicetak miring dalam format markdown

4. Daftar ~ List

Untuk ordered list sintaks yang digunakan adalah urutan angka diikuti titik lalu spasi sebelum tepat sebelum teks. Sedangkan unordered list cukup dengan tanda * atau - lalu spasi sebelum teks. Nah, kalau untuk sublist cukup tambahkan spasi tepat sebelum sintaksnya. Contoh:

1. Satu-satu aku sayang Ibu
2. Dua-dua aku sayang Ayah
3. Tiga-tiga sayang Adik Kakak
4. Satu dua tiga sayang semuanya

Outputnya:

  1. Satu-satu aku sayang Ibu
  2. Dua-dua aku sayang Ayah
  3. Tiga-tiga sayang Adik Kakak
  4. Satu dua tiga sayang semuanya

Sisipkan tanda [ tepat sebelum teks yang akan dijadikan anchor dan tanda ] sebagai penutupnya. Lalu diikuti oleh alamat tautan yang diapit oleh kurung buka dan kurung tutup. Contoh:

Berikut ini adalah [tautan menuju blog Meutia Rahmah](https://wwww.meutiarahmah.com)

Outputnya akan menjadi:

Berikut ini adalah tautan menuju blog Meutia Rahmah

6. Gambar ~ Image

Untuk image caranya hampir sama seperti membuat tautan link, hanya saja ditambahkan tanda ! sebelumnya. Contoh:

![alt teks gambar](https://images.pexels.com/photos/612891/pexels-photo-612891.jpeg)

7. Blockquote

Sama seperti yang lainnya, membuat blockquote dalam format markdown relatif mudah, caranya tinggal memberi tanda > yang diikuti spasi tepat sebelum teks yang akan dijadikan blockquote. Contoh:

> "How did you know so much about computers?” I didn’t, it was the first one” - Grace Hopper

Outputnya menjadi

“How did you know so much about computers?” I didn’t, it was the first one” - Grace Hopper

8. Tabel

Membuat tabel biasanya menjadi hal yang membuat frustasi. Ketika menggunakan Wordpress saya harus menulisnya dalam format HTML atau menggunakan plugin. Nah, di markdown membuat tabel semudah mengetik teks biasa, berikut contohnya:

| Markdown      | Are           | Cool  |
| ------------- |-------------  | ----- |
| col 1 is      | cool          |   $1  |
| col 2 is      | too cool      |   $2  |
| cool 3 is     | dahlia        |   $3  |

Outputnya menjadi

Markdown Are Cool
col 1 is cool $1
col 2 is too cool $2
cool 3 is dahlia $3

Sum

Menurut saya sih markdown lebih nyaman, dan enaknya kita bisa lebih fokus menulis tanpa perlu lagi klak-klik dan berurusan dengan tombol format teks, apalagi ketika menulis via tablet dan smartphone.

Gimana menurut kamu?


  1. teks editor, seperti yang digunakan untuk membuat posting di blog [return]