Getar Getar Wisuda Haflah Takhrij
2018-02-19 15:33:13 +0700 +07

Alhamdulillah meski sudah 6 bulan berlalu namun kebahahagian ini masih saja terasa sampai sekarang, bisa menjejakkan kaki kembali ke tanah air dengan ilmu yang sudah aku dapatkan dari duktur-duktur yang begitu setia memberikan curahan ilmu mereka tanpa mengenal lelah.

Dengan usaha dan do’a dari kedua orang tua, akhirnya setelah menjalani masa studi selama 2 tahun di negeri dua nil moment yang di nanti-nanti pun tiba.

Enam bulan yang lalu aku masih tercatat sebagai mahasiswi Khartoum International for Arabic Languange, jurusan metodologi pengajaran bahasa arab untuk non arab, masih terbayang dalam ingatan perjuangan setiap akan menghadapi UAS dengan setumpuk muqarrar, harus melewati tahap selanjutnya agar bisa menulis tesis, jika gagal dan nilai UAS tidak mencukupi maka aku harus mengulang semua mata kuliah dari awal dan ini artinya masa studi ku juga akan bertambah menjadi 3 tahun, waktu yang lama hidup di negeri orang dan jauh terpisah dengan orang tua, namun dengan ketekunan, usaha dan do’a masa-masa itu terlewati sudah.

Menulis tesis adalah masa-masa yang sulit bagiku, semangat terkadang pasang surut, mencari referensi dan berlama-lama di perpustakaan, belum lagi pembimbing ku sangat rajin menelpon menanyakan perkembangan tesis, meski sempat terbengkalai selama 1 bulan namun pada akhirnya masa-masa ini terlewati juga, tepat pada awal mei tesis ku dinyatakan layak segera di ujikan, setelah memperbaiki kesalahan pada pengetikan, akhirnya pada tanggal 16 mei 20 11 di ujikan.

Alhamdulillah semua proses sudah terlewati, 1 minggu kemudian mahasiswa hilir mudik menuju kantor bagian akademik untuk memastikan moment yang paling di tunggu pada akhir studi, walaupun pada kalender akademik tertera tangal 6 juni moment yang di tunggu akan tiba, namun ternyata ada pengunduran jadwal, dan kami harus menunggu dikeluarkan nya pengumuman resmi dari mudir (rektor).

Sementara itu diasrama para penghuni sibuk membicarakan akan datangnya moment itu, aku melihat wajah mereka bahagia, selalu tersenyum menunggu moment itu tiba dan hal ini berbanding terbalik ketika masa-masa kami sedang mengerjakan tesis, setiap hari nya menjalani hari dengan dahi naik turun di depan laptop, wajah lelah serta kusut menela’ah setia referensi. Namun kini masa itu telah berganti dengan senyum keceriaan yang tak bisa di ungkapkan oleh kata-kata.

wisuda

Tepat hari ini pengumuman resmi keluar, sudah tertera di papan pengumuman kampus tanggal moment itu dilaksanakan, semua mata berbinar-binar, berbondong-bondong aku dan yang lainnya menuju ruang pengambilan baju toga, karena sedikit saja terlambat aku bisa dapat baju dengan ukuran big size, orang-orang afrika dan negara arab lainnya yang sekelas dengan ku mempunyai postur tubuh yang besar dan tinggi, sedangkan orang-orang asia seperti Indonesia, thailand, china dll berpostur kecil dan pendek, namun demikian ada beberapa pasang baju yang ukurannya small size.

Alhamdulillah segala administrasi menuju moment itu tiba sudah aku lengkapi, dan sekarang tinggal menunggu waktu nya tiba. Dan tidak lupa mengabari kedua orang tua yang jauh dibenua yang berbeda.

11 Juni 2011 akhirnya tiba juga waktu yang aku nanti-nanti, acara nya akan di adakan malam hari ba’da isya, keadaan ini tentu berbeda dengan di Indonesia yang biasanya di adakan pagi hingga siang hari.

Mulai dari sore semua penghuni asrama telah sibuk menyambut moment ini tiba, sebagian teman-teman ku adalah warga negara sudan sehingga sanak keluarga mereka bisa hadir di moment yang membahagiakan ini, sedangkan seperti aku dan teman-teman dari negara yang lainnya, walaupun jauh dari orang tua namun keluarga besar mahasiswa Indonesia hadir mendampingi di acara ini, kebahagian tentu saja bercampur dengan rasa haru serta sedih, bahagia telah berhasil menyelesaikan studi tepat waktu dengan melewati setiap ujian hidup, ujian dari panas yang menyengat sampai 53 drajat, melawan hawa dingin ketika musim dingin datang sedang UAS didepan mata, harus menghafal muqarrar yang bertumpuk namun semua Alhamdulillah telah terlewati dengan usaha dan do’a.

Disisi lain rasa sedih juga sedikit menyusup dalam relung hati, keinginan di hari bahagia ini di damping dan disaksikan oleh kedua orang tua tercinta tak dapat terwujud karena jarak yang terlalu jauh, walaupun demikian beberapa jam sebelum nya kedua orang tua ku sudah mengucapkan selamat dan selalu mendoakan ku, menetes air mata keharuan mendengar ucapan itu.

Ba’da magrib sebelum acara dimulai semua berbaris rapi didepan kantin, setelah semua berkumpul akhirnya aku dan yang lainnya pawai keliling kampus, kemudian menuju deretan kursi yang tersusun rapi didepan panggung utama untuk menempati kursi masing-masing. Acara pun dimulai satu persatu kata sambutan mulai dari rektor hingga sepatah dua patah kata mewakili dari mahasiswa lulusan tahun ini, yang diwakili mukhtar asal Kenya.

Dan akhir nya sampai lah acara puncak yaitu penyerahan ijazah, serta pengumuman nilai tertinggi tahun ini, Alhamdulillah teman ku asal Indonesia tepatnya Makassar bernama anshar sultan mendapat peringat ke 2, aku turut bangga meski bukan aku diposisi itu, satu persatu nama di panggil untuk maju kedepan panggung utama, yah akhirnya namaku dipanggil juga,”ismu thalibah Meutia Rahmah, najah bittaqdir “jayyid (nama meutia rahmah, dinyatakan lulus dengan nilai “baik”)”dengan gugup aku maju bercampur bahagia. Meski aku hanya dapat nilai “baik” namun perjuangan mendapatkan semua itu tidaklah mudah.

Dan mulai hari ini aku resmi menyandang gelar “Meutia Rahmah. MA”, Alhamdulillah a’la ni’matika ya rabb, semoga ilmu yang sudah aku pelajari bermaanfaat bagi umat dan bisa mengajarkannya kepada orang lain, karena ketika ilmu tidak di amalkan bagai pohon yang tak berbuah, dan jadikan aku orang yang selalu bersyukur dan jauhkan aku dari sifat kesombongan, limpahi aku rasa rendah hati. Karena ini hanya sebuah gelar, jauh di lubuk hati mengharapkan segala ilmu yang ada menjadi berkah ..Aamiin Ya Rabb….

Terisnpirasi dari tulisan “Getar-Getar Wisuda” seorang Nurmayanti Zain, semoga Allah selalu memberikan keberkahan ilmu nya dan bermanfaat bagi yang lain dan ucapan “ALFU MABRUK” atas nilai CUMLAUDEnya.