Merapikan Data dan File Komputer
2018-04-23 01:12:52 +0700 +07

Komputer pada dasarnya diciptakan untuk mempermudah berbagai aktifitas, baik yang bersifat hiburan ataupun pekerjaan melalui berbagai macam aplikasi dan fitur yang dimilikinya.

Salah satu fungsi yang paling mendasar adalah untuk membantu merapihkan data agar mudah diakses. Sayangnya bagi kebanyakan orang fungsi tersebut malah sering dilupakan dan tidak dianggap penting.

Efeknya dari file berantakan memang tidak akan terasa langsung, tapi kalau terus bertambah dan terakumulasi maka masalah yang ditimbulkan akan mulai tampak, seperti desktop sesak dipenuhi oleh jalan pintas, file sulit dicari bahkan membuat komputer lemot.

Boleh jadi ketidaktahuan dan kebiasan menjadi faktor utama yang membuat pengguna tidak dapat mengatur isi komputernya dengan baik dan benar.

Bagaimana dengan kamu, apakah termasuk yang berantakan? Jika ya ikuti tahapan-tahapan merapihkan isi komputer di bawah ini.

1. Merapikan Desktop

Desktop adalah halaman depan atau antarmuka yang pertama muncul ketika komputer dijalankan. Biasanya penguna komputer dengan OS Windows mengisinya dengan icon aplikasi sebagai shortcut atau jalan pintas untuk membuka aplikasi.

Meskipun tidak ada larangan untuk menyimpan shortcut Saya lebih menyarankan untuk mengosongkan desktop, karena di Windows 10 kita bisa membuka aplikasi melalui fitur pencarian Search Windows yang berada di bagian kiri taskbar.

tampilan desktop yang rapi

tampilan desktop yang rapi

Selain itu, terlalu banyak shortcut malah akan membuat desktop akan terlihat sesak, jika begitu mood bekerja pun akan hilang. Semakin sedikit icon shortcut maka akan semakin rapi dan enak dilihat.

Untuk merapihkannya mulailah hapus satu per satu jalan pintas yang tidak penting dan jarang digunakan. Usahakan shortcut yang ada jangan melebihi 14 antarmuka desktop.

2. Mengelola Folder

Semakin banyak file maka akan semakin sulit untuk dikelola, terutama jika terbiasa meyimpan file secara sembarangan. Nah, disinilah folder akan berperan. Folder bisa dimanfaatkan sebagai lemari atau laci untuk mengelompokan file yang ada di komputer.

mengelola folder

mengelola folder

Sebagai permulaan, kategorikan file yang ada dalam cakupan luas, misalnya menurut jenis file. Contoh musik, video, foto, aplikasi dan dokumen, lalu buatlah folder dengan nama kategori-kategori tersebut.

Jika ingin lebih detail Kamu bisa membuat subfolder di dalam folder yang dibuat tadi. Contohnya di dalam folder musik terdapat folder-folder genre musik seperti pop, rock dan sebagainya.

3. Penamaan File

Langkah selanjutnya mulailah mengumpulkan file yang ada dan masukan ke dalam folder yang tepat sesuai kategori yang Kamu buat sebelumnya. Jika sudah, ikuti langkah-langkah di bawah ini:

  1. Nama File
    Beri nama pada pada setiap file yang ada, dengan catatan

    1. merepresentasikan atau mendeskripsikan file tersebut
    2. hindari penamaan yang terlalu panjang
    3. hindari penggunaan simbol atau karakter selain huruf dan angka
  2. Hapus Duplikat
    Cek satu persatu apakah ada duplikasi file yang sama persis. Bisa dilakukan dengan cara manual atau dengan bantuan aplikasi. Jika sudah ditemukan hapus segera duplikatnya.

  3. Metadata
    Metadata adalah informasi yang akan disimpan dalam setiap file seperti dokumen pdf, foto dan yang lainnya. Sebenarnya ini tidak wajib dilakukan, tapi jika ya maka file akan lebih cepat dicari ketika kamu menggunakan fitur search.

Caranya untuk menambahkan atau mengedit metadata cukup mudah, klik kanan pada file lalu pilih properties » details lalu isi bagian yang kira-kira penting, seperti title, author dsb.

menambahkan metadata di file

menambahkan metadata di file

4. Mengelola Storage

Dala hubungannya dengan file storage atau tempat penyimpanan punya peranan penting. Kesalahan daam mengelolanya maka dapat menyebabkan file berantakan, hilang atau susah dicari. Nah agar file aman dan rapi ikuti langkah berikut ini

  1. Lokasi Penyimpanan
    Hindari menyimpan file-file penting di drive C:. Jika ada sesuatu yang salah dengan Windows file akan lebih rentan hilang dan terhapus, karena jika harus install ulang maka seluruh data di drive C: akan benar-benar terhapus.

    Tapi jika terpaksa pindahkanlah file penting yang ada di folder document, music, download dll ke drive lain secara berala (drive D: E: atau yang lainnya, tergantung partisi yang tersedia di komputer atau laptop kamu)

  2. Hapus File
    Hapus file yang sudah tidak digunakan, agar tidak menumpuk dengan file penting, dan jangan lupa untuk selalu mengosongkan recycle bin.


Sum

File yang tertata dengan rapih tentu akan memudahkan kita untuk bekerja, dan sebagai bonusnya komputer akan bekerja lebih cepat ketika mencari file yang dibutuhkan. Nah, demikianlah akhir dari artikel cara merapikan file di laptop dan komputer ini, semoga bermanfaat.