Objek Wisata di sekitar Malioboro Yogyakarta
2019-04-29 10:02:32 +0700 +07

Apa yang ada di pikiran mu kalau mendengar kota Yogja? Yup, kalau bukan bakpia dan nama-nama candi ya pasti Malioboro. Bicara soal nama, asal-usul jalan yang menjadi ikon Yogyakarta ini ternyata ada beberapa versi loh. Ada yang bilang penyebutannya berasal dari kata Malyabhara yang merupakan bahasa sansekerta, sedangkan menurut versi yang lain Malioboro punya hubungan erat dengan sebuah brand rokok dan nama daerah di Inggris.

Terlepas dari misteri asal-usul penamaannya, Malioboro tetap menjadi salah satu tujuan favorit para wisatawan macanegara dan lokal yang berkunjung ke Yogyakarta. Baik untuk berburu cinderamata, barang-barang seni maupun yang sekedar menikmati santapan kuilner khas Yogya seperti gudek dan nasi kucing.

Tempat Hype di Malioboro

Nah, buat kamu yang punya rencana berkunjung ke kota pelajar ini pastikan untuk tidak melewatkan spot wisata dan tempat yang hype di sekitar jalan Malioboro berikut ini.

Kawasan Pedestrian

kawasan pedestrian Malioboro

Kawasan Pedestrian Malioboro Yogyakarta

Kawasan pedestrian ini memang dedesain sedemikian rupa untuk memanjakan para pejalan kaki. Segala sesuatunya sangat tertata rapi. Mulai dari pepohonan, trotoar, bangku hingga shelter. Jadi tidak heran juga kalau kawasan ini sangat instragamable alias cocok untuk diabadikan dalam bentuk foto.

Pada intinya, selain berfoto ria kamu bisa hangout dengan teman, keluarga ketika berbelanja dan menikmati jajanan di kawasan yang terbentang sepanjang jalan Malioboro ini. Kalau soal waktu yang tepat sih saya sarankan untuk menjelajahi pedestian Malioboro di pagi, sore dan malam.

Titik Nol Kilometer

titik nol Kilometer Yogyakarta

Nol Kilometer Yogyakarta

Kurang klop rasanya kalau mengunjungi Yogya tanpa menginjakan kaki di titik nol kilometernya. Nah, lokasinya sendiri kebetulan berada di salah satu ujung jalan Malioboro yang berbentuk perempatan.

Bisa ngapain aja di sana? Lagi-lagi soal berfoto ria, apalagi dengan banyaknya gedung bersejarah dengan desain art deco seperti Kantor Pos Besar Yogyakarta dan Benteng Vredeburg.

Museum Benteng Vredeburg

Ruang diorama di museum benteng Vredeburg

Ruang diorama di museum benteng Vredeburg

Benteng Vredeburg yang dibangun pada tahun 1760 ini bisa dibilang merupakan salah satu spot wisata sejarah di Yogyakarta yang wajib dikunjungi. Kebetulan sekali lokasinya tidak berada jauh dari ujung selatan jalan Malioboro.

Selain bisa melihat-lihat arsitsek jaman dulu, di museum ini kita bisa melihat diorama dan media interaktif untuk mengakses sejarah yang berhubungan dengan Benteng Vredeburg dan Yogya pada umumnya.

Alun-Alun Selatan

becak gembira di Alun-alun selatan Yogya

becak gembira di Alun-alun selatan Yogya

Letaknya berada tidak ajuh dari Benteng Vredeburg dan Titik Nol kilometer. Jika kamu mengunjungi kedua lokasi diatas pada sore hari maka bisa dilanjutkan dengan menyambangi area Alun-alun Selatan ini pada malam harinya.

Satu-satunya alasan kenapa harus malam hari adalah karena keberadaan sepeda gembira, yaitu sepeda yang dimodifikasi tampilannya agar tampak seperti mobil dengan hiasan lampu yang menempel di seluruh permukaan body-nya.

Pasar Beringharjo

pasar Beringharjo

pasar Beringharjo

Apa jadinya kalau pulang liburan tanpa membawa oleh-oleh? Wah pasti teman-teman dan kerabat dekat bisa kecewa dong ya hihihi. Nah, kebetulan lagi di daerah Malioboro ini ada sebuah pasar bernama Beringharjo.

Di Pasar Beringharjo kamu bisa menemukan berbagai macam hal yang mayoritasnya memang sengaja disuguhkan untuk para wisatawan, mulai dari makanan khas Yogya hingga conderamata dan barang-barang seni. Salah satunya adalah batik.

Memilih Hotel di Malioboro

Gimana menurut mu tempat-tempat iwsata tadi? Jika Malioboro merupakan salah satu tujuan mu maka kenapa tidak memilih hotel di Malioboro saja! Sebenarnya tidak wajib juga sih tapi kalau pertimbangkan lagi maka bisa jadi wajib karena:

  • Malioboro adalah pusat aktivitas kota dimana kamu bisa langsung merasakan berbagai sensasi dan pengalaman unik tanpa harus jauh melangkah.
  • Lokasinya strategis untuk menjangkau tempat-tempat wisata yang ada di Yogyakarta.

Nah, supaya gak bingung cari hotelnya saya sarankan untuk menggunakan aplikasi booking online seperti Pegipegi saja. Selain lebih praktis kita bisa memilih penginapan yang pas dengan budget yang dimiliki. Mulai dari hotel erbintang hingga losmen dan homestay murah. Semuanya tersedia lengkap.