Persiapan Ujian Skripsi
2018-02-21 12:37:39 +0700 +07

Memang ujian skripsi sangat menentukan kelulusan seseorang, tentunya mengerjakan skripsi juga butuh waktu yang tidak singkat dan berlelah-lelah, pasti selesai bimbingan dari dosen pembimbing kita akan membawa pulang oleh-oleh coretan perbaikan yang tidak sedikit, tapi itulah proses agar skripsi yang dikerjakan menjadi lebih baik.

Setelah skripsi dinyatakan layak untuk disidangkan tentunya bahagia donk ya, akhirnya detik-detik untuk menjadi sarjana itu makin mendekat, eh tapi untuk menghadapi ujian skripsi harus punya persiapan juga agar nantinya bisa berjalan lancar ya.

Postingan ini saya tulis setelah melihat ada yang kurang siap dalam melaksanakan ujian ini persiapan yang harus diperhatikan bukan hanya fisik juga harus siap mental. Menurut saya ini beberapa persiapan yang harus diperhatikan:

Persiapan Fisik

Sering menjelang ujian skripsi satu hari sebelum hari H ujian sudah mulai terasa gelisah, perasaan takut menghadapi ujian ini, nah karena perasaan tadi terbawa akhirnya malam sebelum ujian sering kali kita tidak bisa tidur nyenyak memikirkan bagaimana ujian besok, akibatnya karena istirahat yang tidak cukup saat bangun pagi badan dan pikiran tidak fresh dan menjadi drop.

Sebelum ujian usahakan untuk sarapan, misalnya jadwal ujiannya pagi usahakan untuk sarapan pagi terlebih dahulu, sebelum mulai ujian ini saya selalu bertanya kepada mahasiswa apa sudah sarapan?, karena saya melihat wajahnya pucat dan lesu seperti belum sarapan dan jawabannya ternyata “belum”, ya sudah saya persilahkan dulu untuk minum agar lebih tenang sebelum ujian dimulai.

Persiapan Mental

Nah ini juga perlu terkadang karena rasa takut, cemas serta gugup si mahasiswa tidak bisa menjawab pertanyaan yang diajukan oleh penguji, padahal skripsi yang ditulis sudah dikuasai namun karena rasa gugup yang begitu besar akhirnya jawabannya menjadi tidak lancar, padahal isi, penulisan skripsinya bagus.

Kuatkan mental dan bangun rasa percaya diri dan singkirkan rasa cemas serta yakinkan diri bisa menjawab. Tentunya hal penting lain berdo’a dulu sebelum ujian dimulai, dengan berdo’a bisa menenangkan hati.

Menguasai Apa Yang Sudah Ditulis

Hal ini perlu sekali karena penguji akan bertanya seputar hal yang ditulis di skripsi walaupun tidak ada di skripsi bisa jadi hal diluar tersebut berkenaan dengan skripsi kita, saat presentasi point-point penjelasan bisa dicantumkan dalam bentuk slide dan abstrak yang ada dalam skripsi sudah menggambarkan isi keseluruhan skripsi kita.

Kemudian peralatan yang mendukung lainnya, misalnya skripsi kita tentang penerapan media tertentu dalam pengajaran, otomatis ya kita menggunakan mesia tersebut dalam mengajar jadi saat ujian jangan lupa media yang kita gunakan dibawa serta, bisa jadi penguji ingin melihat media yang kita gunakan, atau menyuruh kita untuk kembali mempraktekkan media tersebut dihadapan penguji.

Ada lagi yang jangan sampai terlupakan yaitu membawa buku-buku yang kita gunakan untuk menulis skripsi baik yang kita gunakan sebagai referensi di landasan teori maupu metodologi penelitiannya.

Cermati Setiap Pertanyaan Penguji

Perhatikan dan cermati setiap pertanyaan penguji dengan baik sehingga jawaban yang kita berikan sesuai dengan pertanyaan, tentunya dengan penguasaan yang matang terhadap yang kita tulis bisa membantu dalam menjawab pertanyaan tersebut, usahakan skripsi yang sudah kita tulis baca berulang-ulang sehingga kita benar-benar paham.

Untuk pertanyaan ini biasa penguji punya bagian masing-masing, dimana penguji satu akan menguji penguasaan isi yang telah kita tulis serta tehnik penulisan sedangkan penguji dua akan menguji tentang metode penelitian yang kita gunakan dalam penelitian.

Memahami Karakter Penguji

Ini dapat membantu kita, dulu saat saya akan ujian skripsi saya sering memperhatikan bagaimana karakter penguji, di kampus kami ujian skripsi terbuka jadi kita bisa melihat jalannya ujian serta menambah pengalaman yang bagi akan melaksanakan ujian. Karakternya pasti akan macam-macam, ada pertanyaannya tidak banyak, ada yang pertanyaannya banyak. Hihi kalau saya sekarang sih ngak tau masuk kategori yang mana ya diantara penguji tadi.

Nah, semoga yang sedang menyeselesaikan skrispinya tetap semangat ya, banyak coretan dari pembimbing tanda rasa sayang, kalau saya bimbingan tesis dulu coretannya pakai tinta merah dan hampir setiap pragraf dicoret oleh pembimbing tapi saya senang karena pembimbing saya membaca dengan detail, dan untuk yang akan ujian skripsi jangan lupa untuk mempersiapkan diri dengan baik, penilaian yang diberikan bukan hanya dari segi penulisan isi yang baik tapi juga kita harus bisa mempertanggung jawabkan juga apa yang telah kita tulis.