Wordpress vs Blogspot Mana yang Lebih Baik?
2018-05-04 18:56:46 +0700 +07

Wordpress vs Blogger (baca:blogspot) mana yang lebih baik? Boleh dibilang ini adalah salah satu pertanyaan yang akhir-akhir ini sering saya lihat di timeline, terutama dari teman-teman blogger yang memang punya niatan atau tergoda untuk pindah platform.

Tema tulisan seperti ini memang sudah banyak diulas oleh blogger lain, tapi mengingat banyak teman-teman yang masih kebingungan dan salah persepsi maka saya ingin sedikit menambahkan dan meluruskannya melalui tulisan ini.

Oh ya, saya ingin membuat tulisan ini menjadi ulasan lengkap, objektif dan mudah dimengerti, jadi harap maklum jika lumayan panjang dan membosankan.

Wordpress

Wordpress (baca: WP) adalah aplikasi web sumber terbuka berbasis content management system (CMS). Jika diterjemahkan kepada bahasa yang mudah dicerna oleh orang awam maka CMS adalah aplikasi yang dibuat untuk memudahkan orang dalam mengatur (menambah, membuat, memanipulasi) konten digital.

Mudah, praktis, multi fungsi, dan konon lebih SEO friendly. Bagi pengguna WP sky is the limit, Kita bisa membuat blog, toko online, company profile, landing page, bahkan sebuah forum dengan cara yang instan.

Mitos atau fakta? nah, untuk mengetahuinya mari kita sama-sama kupas mitos dan misteri dari gunung merapi wordpress ini.

Speak of the devil, membandingkan WP dengan blogspot bisa jadi hal yang sangat kompleks, karena WP sendiri terdiri dari 2 versi yang punya perbedaan mendasar antara satu dengan yang lainnya.

Dua versi yang saya maksud tersebut adalah Wordpress.com dan Wordpress.org. Serupa tapi tak sama, supaya tidak salah persepsi mari simak perbedaan keduanya.

1# Wordpress.com

Wordpress.com adalah blog publishing service yang dimiliki oleh sebuah perusahaan pengembang web bernama Automattic. Layanan utama yang mereka tawarkan adalah meyediakan media blog plus dengan hostingnya.

Harap dicatat bahwa Wordpress.com bukanlah pemilik aplikasi WP, mereka (Wordpress.com) hanya sebuah usaha yang layanan/produknya menggunakan aplikasi WP.

Apa yang bisa Kamu dapatkan dari Wordpress.com?

Layanan yang ada di Wordpress.com terbagi dalam 2 pilihan, yaitu yang gratis dan berbayar. Adapun perbedaannya sendiri terdapat dalam hal akses fitur, dimana versi berbayar memberikan lebih banyak keleluasaan bagi para penggunanya.

Berikut fitur-fitur utama yang ada di Wordpress.com

  • Layanan blog instan, termasuk didalamnya adalah editor post, page dan panel untuk mengatur konfigurasi blog
  • Subdomain gratis dengan akhiran wordpress.com
  • Puluhan tema gratis khusus untuk Wordpress.com
  • Hosting gratis untuk menyimpan aplikasi WP plus ruang penyimpanan data untuk media (gambar & video) sebesar 3GB
  • Menjadi bagian dari jejaring sosial Wordpress.com

Untuk siapa sih cocoknya Wordpress.com ini?

Wordpress.com sudah menyediakan fitur-fitur standar dari sebuah blog, tapi kalau bicara soal mitos tentang fleksibilitas dan superioritas WP yang selama ini digembar-gemborkan maka sebaiknya lupakan Wordpress.com.

Berikut ini adalah hal-hal yang dibatasi di Wordpress.com

  • Kustom tampilan, bahkan untuk paket berbayar pengguna hanya bisa mengakses CSS.
  • Fitur SEO standar hanya ada di paket berbayar.
  • Tidak mendukung plugin. Satu-satunya pilihan adalah menggunakan fitur yang ada dari modul Jetpack.
  • Tidak ada akses ke database dan sumber kode aplikasi Wordpress dan tema (PHP), artinya keterbatasan kustom dan optimasi tingkat lanjut.
  • Tidak bisa menginstall tema selain yang telah disediakan di Wordpress.com
  • Pricey, artinya pengguna harus mengeluarkan kocek yang lebih mahal dibandingkan jika menggunakan WP versi self-hosted atau blog publishing lain seperti Blogger.com.
  • Akses monetize hanya ada di paket berbayar.

Banyak limitasinya bukan? tapi jika diperhatikan dengan seksama dibalik batasan tersebut pengguna punya banyak kelonggaran dan bisa fokus untuk menulis karens tidak akan direpotkan oleh hal-hal yang ruwet seperti hosting dan konfigurasi tingkat lanjut.

Jadi kalau yang dibutuhkan cuma blog pribadi berisi diari, publikasi alakadarnya, tidak perlu optimasi, tidak keberatan dengan harga yang lebih mahal (jika ingin mengakses fitur berbayar) maka Wordpress.com adalah pilihan yang paling cocok.

2# Wordpress.org (self-hosted)

Bicara soal WP yang sesungguhnya maka tidak akan lepas dari Wordpress.org. Situs ini dikelola oleh sebuah yayasan non profit bernama Wordpress Foundation. Misi utama dari organisasi ini adalah memastikan keberlangsungan aplikasi Wordress agar bisa diakses, dipelihara, digunakan dan dikembangkan oleh publik.

Apa yang bisa saya dapatkan dari Worpdress.org?

  • Sumber kode atau aplikasi Wordpress yang bisa diunduh secara gratis
  • Ratusan pilihan tema dan plugin

Mengunduh WP tidak serta merta membuat Kamu tiba-tiba memiliki blog, untuk merealisasikannya Kamu akan membutuhkan domain dan hosting.

Loh kenapa butuh domain dan hosting?

Nah, inilah yang jadi perbedaan mendasar antara Wordpress.com dan Wordpress.org.

Wordpress.org hanya menyediakan sumber kode atau aplikasinya saja, sedangkan untuk hosting dan domain pengguna harus memanage-nya secara mandiri, karena itulah versi ini sering disebut dengan Wordpress self-hosted.

Diapakan aplikasi tersebut setelah saya punya hosting dan domain?

Tentu saja diinstall dan dikonfigurasikan di hosting yang telah Kamu sewa.

Apakah setelah punya hosting dan domain saya bisa membuat blog yang lebih superior dibandingan platform lain?

Di atas kertas memang ya. Dengan kemampuan yang hampir tidak ada batasnya, pengguna Wordpress memiliki kesempatan untuk membuat berbagai aplikasi web dinamis dengan cara yang praktis.

Just name it, seperti yang saya sebut sebelumnya Kamu bisa membuat blog, company profile, custom landing page, e-commerce bahkan sebuah forum, dan semua itu berkat theme (tema) dan plugin.

Tema dan plugin?

Theme atau tema adalah bagian dari aplikasi yang mengatur tampilan, layout, konten, namun di WP tema bisa memiliki kemampuan logic untuk mempengaruhi fungsi dan fitur.

Pun dengan plugin, sebagai bagian dari aplikasi yang berfungsi untuk membuat sebuah fitur tambahan, ketika fitur tersebut tidak disediakan oleh fitur built-in (bawaan) WP.

Di WP self-hosted keduanya (tema & plugin) tersedia dalam versi berbayar dan gratis, baik yang ada di situs Wordpress.org maupun yang di situs pihak ketiga, seperti Themeforest.

Nah inilah yang membuat WP self-hosted digemari dan menjadi aplikasi CMS yang paling banyak digunakan di seluruh dunia.

Kasarnya sih apapun bisa dibuat hanya dengan theme dan plugin…

…tapi ingat, Wordpress itu bukan sulap dan bukan sihir!

WP hanyalah sebuah alat yang bisa berfungsi dengan baik jika dijalankan dengan benar. Intinya untuk mendapatkan blog dengan kategori ideal menurut kaidah dan standar yang berlaku maka Kamu harus mempelajari Wordpress dan pengetahuan yang berkaitan dengan website, seperti

  1. Pengetahuan tentang bagaimana web dinamis seperti Wordpress bekerja
  2. Pengetahuan memanage shared hosting
  3. Pengetahuan tentang struktur sebuah website
  4. Dasar-dasar SEO
  5. Sedikit pengetahuan tentang HTML dan CSS meskipun tidak wajib

Apakah mungkin jika Saya menggunakan WP tanpa harus mepelajari poin-poin diatas?

Mungkin saja, tapi dengan catatan jangan berharap memiliki blog dengan kemampuan super seperti tampilan keren, loading cepat, SEO friendly, banyak pengunjung dll.

Tanpa pengetahuan yang cukup besar kemungkinan blog Kamu akan berakhir dengan tampilan yang kurang enak dilihat, loading lambat alias lemot, struktur acak-acakan dan bisa dibilang tidak SEO friendly.

Apakah blog seperti itu lebih superior dibandingkan dengan platform lain?

Tentu saja tidak, malah bisa jadi lebih buruk dari platform blog gratisan.

Jadi untuk siapa idealnya Wordpress self-hosted ini?

Kesimpulannya sudah jelas, yaitu WP self-hosted bisa jadi media blogging yang superior jika pengguna atau content creator yang sudah memiliki or at least mau mempelajari pengetahuan dasar tentang WP dan hal yang berhubungan dengan optimasi blog.

“aduh susah ya”

“wah saya gak mau diribetin hal gituan”

“saya bingung kalau soal HTML”

“wow banyak keluar uang dong”

Punya pikiran seperti diatas? Tidak dipungkiri saya pun pernah punya pikiran seperti itu.

Nothing good comes easily, di balik kemudahan-kemudahan dan kepraktisan yang ada di WP self-hosted ada tanggung jawab yang harus Kamu kerjakan yaitu mengatur plus merawatnya, dan satu-satunya jalan paling ideal untuk melakukan hal tersebut adalah dengan memiliki pengetahuan seperti yang saya sebutkan sebelumnya.

Tidak punya pengetahuan atau pada dasarnya memang tidak mau tahu?

Saya sarankan jangan gunakan WP self-hosted deh, sebagai alternatif gunakan saja Wordpress.com atau Blogger.com, kecuali jika Kamu mau menggelontorkan uang untuk hire orang, misalnya saya 🤑😎😄

Blogger.com (blogspot)

Siapa sih yang tidak kenal dengan platform blog miliki Google ini? Blogger.com atau yang lebih kita kenal dengan sebutan blogspot ini merupakan media blogging yang paling populer, bahkan bisa disebut sebagai blog sejuta umat.

Apa yang bisa Kamu dapatkan dari Blogspot?

Layanan yang diberikan oleh blogspot hampir sama dengan apa yang ditawarkan oleh Wordpress.com, hanya saja blogspot menawarkan seluruh fiturnya secara gratis, diantaranya adalah

  • Layanan blog instan, termasuk editor post, page dan panel untuk mengatur konfigurasi
  • Subdomain gratis dengan akhiran blogspot.com
  • Pilihan gratis dan premium, baik di Blogger.com maupun di marketplace pihak ke-3
  • Pengaturan SEO standar
  • Hosting gratis yang terintegrasi dengan akun Google untuk penyimpanan gambar dan video
  • Monetize blog melalui iklan PPC.

Salah satu keunggulan blogspot dari platform bog gratisan lainnya adalah fitur tingkat lanjut seperti SEO, dan pengaturan desain blog, dimana pengguna bisa membuat sedikit fungsi logic plus rekayasa HTML, CSS, javascript.

Ketemu lagi dengan kode-kode kan? Lagi-lagi itu adalah fakta yang mau tidak mau harus dihadapi pengguna jika memang ingin sesuatu yang lebih advance atau mutakhir dalam hal tampilan dan SEO, kecuali kalau mau keluar uang untuk membeli tema.

Untuk siapa sih cocoknya blogspot ini?

Gratis, mudah dan bisa dikustom. Blogspot bisa menjadi media yang difungsikan lebih dari sekedar alat menulis digital, pas untuk pemula dan cocok untuk pengguna yang sudah aware atau ‘ngeh’ dengan optimasi tingkat lanjut.

Pros & Cons


Kelebihan dan Kekurangan Wordpress.com

  1. Kelebihan

    1. Dashboard dan fitur yang user-frienly
    2. Pilihan paket gratis
    3. Tidak perlu ribet dengan hal teknis seperti hosting, backup dan update
  2. Kekurangan

    1. Untuk akses fitur tahap lanjut pengguna harus upgrade paket berbayar
    2. Banyak limitasi atau batasan, baik paket gratis maupun berbayar
    3. Tidak diperbolehkan monetize melalui iklan PPC
    4. Wordpress.com berhak menghapus blog milik pengguna jika menyalahi aturan mereka

Kelebihan dan Kekurangan Wordpress.org (self-hosted)

  1. Kelebihan

    1. Kustomisasi bisa dilakukan tanpa ada batasan
    2. Kekuasaan atas konten dan seluruh isi blog berada di tangan pengguna
    3. Blog atau web dapat di-monetize melalu iklan PPC
    4. Pengguna bisa mengakses ribuan tools atau plugin untuk melakukan optimasi
  2. Kekurangan

    1. Pengguna harus punya pengetahuan dasar tentang Wordpress dan Website secara general
    2. Memerlukan biaya (hosting, theme, plugin dll)
    3. Pengguna bertanggungjawab atas data, performa blog

Kelebihan dan Kekurangan Blogger.com (blogspot)

  1. Kelebihan

    1. Seluruh fitur bisa diakses secara gratis
    2. Dashboard dan modul yang user-friendly
    3. Fleksibilitas dalam hal akses terhadap kustom tampilan
    4. Memiliki fitur SEO Standar
  2. Kekurangan

    1. Kustom terbatas hanya untuk front-end/tampilan
    2. Kustom hanya bisa dilakukan oleh pengguna yang punya pengetahuan fornt-end (HTML, CSS, Javascript dan templating blogspot)
    3. Blogger.com atau Google berhak menghapus blog milik pengguna jika menyalahi aturan mereka

Sum

Akhirnya sampai juga di penghujung tulisan ini, yaitu jawaban dari misteri yang selama ini membingungkan.

Jadi mana yang terbaik, Wordpress atau Blogger.com?

Wordpress dan blogspot hanyalah alat yang dilengkapi fitur-fitur untuk mempermudah pekerjaan kita, outputnya tentu tergantung dari yang mengoperasikan blog.

Jadi kalau ditanya yang terbaik maka jawabannya adalah

  • Platform blog yang Kamu kuasai
    Mengasai disini artinya mampu mengoperasikan, merawat, mengoptimalkan konten dan seluruh fitur yang ada.

  • Platform blog yang bisa mengakomodir tujuan Kamu
    Everything has a purpose, begitu juga dengan aktifitas nge-blog, beda rang beda tujuan dan target. Dalam kaitannya dengan ini platform blog terbaik adalah yang bisa mengakomodir tujuan dan target Kamu.

Semoga artikel ini bisa jadi referensi yang mencerahkan, baik dalam memilih ataupun sebagai pertimbangan sebelum melakukan migrasi.